Bupati Kutai Barat nampak berwibawa dan gagah dalam seragam Militer saat ikuti retret kepemimpinan di Akmil Magelang( Istimewa)
KANALBORNEO.COM,SENDAWAR –
Ketua umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP), Megawati Soekarnoputri mengintruksi melarang semua kepala daerah yang berasal dari partainya mengikuti kegiatan retret kepemimpinan di Akademi Militer ( Akmil) di Magelang,setelah Sekretaris Jenderal ( Sekjen) Hasto Kristiyanto resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK)
Keputusan ini diambil beberapa saat setelah pelantikan dan penahan Sekjen PDIP tersebut, hal tersebut memberikan pilihan yang cukup sulit bagi kepala daerah yang berasal dari PDIP, tidak sedikit yang mengikuti intruksi tersebut,namun tidak sedikit pula yang memilih untuk tetap mengikuti retret kepemimpinan
Salah satu kepala daerah yang memilih ikut retret kepemimpinan adalah Bupati Kutai Barat Frederick Edwin, saat dikonfirmasi ia mengungkapkan beberapa hal yang menjadi pertimbangannya untuk memutuskan tetap mengikuti retret kepemimpinan.
“Pertama sebagai Bupati Kutai Barat yang baru dilantik merasa wajib mengikuti pembekalan dalam rangka melaksanakan tugas 5 tahun kedepan dengan sebaik-baiknya,” tegas Edwin, Sabtu,(22/2/2025
Walaupun demikian sebagai kader partai berlambang banteng moncong putih tersebut. Ia tetap menghormati keputusan pimpinan partai.
Sehingga menurutnya keikutsertaan dalam kegiatan retret yang diselenggarakan oleh pemerintah di Magelang semata atas pertimbangan manfaat dan kepentingan yang lebih besar bagi Kutai Barat 5 tahun kedepan.