
KANALBORNEO.COM, JAKARTA –
Segenap keluarga besar Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah kecelakaan yang melibatkan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line lintas Cikarang-Bekasi. Tragedi yang terjadi baru-baru ini menyita perhatian publik dan meninggalkan duka mendalam bagi dunia transportasi tanah air.
Dalam pernyataan resminya, Kementerian ATR/BPN memanjatkan doa terbaik bagi para korban terdampak. Diharapkan segala amal ibadah para korban meninggal dunia dapat diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu, doa juga dipanjatkan bagi para korban luka agar segera diberikan kesembuhan serta keluarga yang ditinggalkan senantiasa dianugerahi kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan berat ini.
Tidak hanya menyampaikan rasa duka, Kementerian ATR/BPN juga memberikan dukungan moril serta apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim gabungan yang bertugas di lapangan. Para petugas evakuasi, mulai dari tim medis, teknisi, hingga aparat keamanan, dinilai telah bekerja keras dengan dedikasi tinggi untuk menangani situasi di lokasi kejadian secara cepat dan tepat.
Keluarga besar Kementerian ATR/BPN berharap agar seluruh tim yang bertugas mengevakuasi senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas mulia tersebut. Semoga sinergi antarlembaga terus diperkuat demi memastikan penanganan pasca-insiden berjalan lancar dan keselamatan transportasi publik semakin ditingkatkan di masa mendatang.

