Selasa, 21 April 2026
TurboVPN WW

Maut di Perbatasan Benangin, Nestapa Satu Keluarga di Konsesi PT Timber Dana.

TurboVPN WW
Ilustrasi pembunuhan.

KANALBORNEO. COM, BARITO UTARA. 

Sore itu, Minggu (19/4/2026), langit di atas Desa Benangin II, Barito Utara, mungkin tampak seperti biasanya bagi keluarga Alfian. Namun, ketenangan di area konsesi PT Timber Dana—kawasan yang membelah batas Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur—berubah menjadi palagan berdarah tepat pukul 16.30 WIB. Hanya dalam kurun waktu satu jam, sebuah pondok kayu yang menjadi tempat berteduh berubah menjadi saksi bisu pembantaian.

Lima nyawa melayang, menyisakan Alfian sebagai saksi tunggal yang kini berjuang melawan maut di bangsal RSUD Muara Teweh.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, petaka bermula saat sebuah mobil berhenti di depan pondok milik korban. Tiga orang pria—belakangan diidentifikasi sebagai L (55), P (50), dan M (52)—turun dengan gestur yang tak bersahabat. Mereka tidak datang dengan tangan kosong; senjata tajam dan senjata api rakitan berada dalam genggaman.

Metode mereka dingin dan sistematis. Sebelum tebasan pertama mendarat, para pelaku sempat menanyakan identitas para korban. Begitu konfirmasi didapat, serangan brutal dimulai.

Pelaku tidak hanya menyerang mereka yang terlihat di depan mata. Mereka melakukan penyisiran di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada anggota keluarga yang lolos dari amukan sajam.

Setelah enam orang terkapar bersimbah darah, para pelaku diduga membakar pondok milik korban. Api membumbung, mencoba melumat jejak kekejian sebelum ketiganya memacu mobil melarikan diri sekitar pukul 17.30 WIB.

Suasana di RSUD Muara Teweh mencekam. Lima unit ambulan tiba beriringan sekira pukul 11.00 membawa kantong jenazah korban tewas, Cuah (55), Hasna (40), Tasya Haulina (17), David (3) dan Ono (50).

Kematian David, balita berusia tiga tahun, menambah daftar panjang kegetiran dalam kasus ini. Ia menjadi korban termuda dalam aksi serangan yang hingga kini motifnya masih didalami oleh pihak kepolisian.

Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febiyanto, mengonfirmasi bahwa Polisi terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Identitas sudah dikantongi dan tim di lapangan tengah bekerja intensif untuk menangkap mereka guna mempertanggungjawabkan perbuatan ini.

Hingga berita ini diturunkan, motif di balik pembantaian ini masih menjadi teka-teki. Apakah ini murni sengketa lahan di wilayah konsesi PT Timber Dana, atau ada dendam lama yang tersulut di tapal batas?

Yang pasti, bagi warga Benangin II, Senin ini bukan sekadar hari evakuasi jenazah. Ini adalah hari di mana rasa aman mereka ikut terkubur bersama lima anggota keluarga yang tewas dalam kurun waktu satu jam yang kelam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, terakhir salah satu pelaku M, menyerahkan diri ke Polsek Damai Polres Kutai Barat, dan saat ini pelaku M sudah diserahkan kepada penyidik Polres Muara Teweh #DN

TurboVPN WW

Berita Terkait

TurboVPN WW

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TurboVPN WW

Baca Juga