Senin, 20 April 2026
TurboVPN WW

Proyek Infrastruktur Mengepung Kubar, Pemkab Genjot Sertifikasi Operator Alat Berat Lokal.

TurboVPN WW
Kepala DPUPR Kutai Barat, Philip saat buka kegiatan pelatihan operator (Istimewa)

KANALBORNEO. COM, SENDAWAR-

​Deru mesin alat berat kini menjadi latar suara yang lazim di Kabupaten Kutai Barat (Kubar). Namun, di tengah masifnya proyek infrastruktur dan aktivitas korporasi di Bumi Tanaa Purai Ngeriman, muncul pertanyaan krusial,  sejauh mana keterlibatan tenaga kerja lokal dalam hiruk-pikuk pembangunan tersebut?

​Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) berupaya memutus rantai “penonton di rumah sendiri”.

Pada Senin (20/4/2026), Pemkab resmi membuka Pelatihan Operator Pemula Wheel Excavator yang menyasar 79 putra daerah dari berbagai kampung.

​Kegiatan yang dipusatkan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kampung Rejo Basuki, Kecamatan Barong Tongkok ini, bukan sekadar seremonial. Selama empat hari hingga 23 April mendatang, para peserta akan digembleng untuk mendapatkan lisensi dan kompetensi yang diakui industri.

Melawan Stigma “Hanya Penonton”

​Kepala Dinas PUPR Kubar, Philip, mengungkapkan bahwa inisiatif ini merupakan pengejawantahan visi Bupati Kubar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, ketiadaan sertifikasi seringkali menjadi batu sandungan bagi warga lokal saat berhadapan dengan standar ketat perusahaan konstruksi.

​”Pemerintah tidak ingin tenaga kerja lokal tidak memiliki keterampilan saat mencari kerja. Sektor konstruksi ini terus berkembang, maka skill harus disiapkan,” tegas Philip.

​Philip menekankan bahwa peningkatan kompetensi adalah harga mati agar putra daerah mampu bersaing secara sehat di pasar kerja yang kian kompetitif. Ia mewanti-wanti para peserta agar tidak menyia-nyiakan kesempatan ini, mengingat instruktur yang dihadirkan merupakan gabungan antara akademisi dan praktisi profesional.

​Dalam dunia alat berat, kemahiran menggerakkan tuas ekskavator hanya setengah dari persyaratan. Setengah lainnya adalah kepatuhan terhadap prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Hal inilah yang menjadi sorotan utama dalam pelatihan kali ini.

​Ketua Panitia, Aminoto Kalter, menjelaskan bahwa poin utama pelatihan ini adalah mencetak operator yang “mahir sekaligus sadar keselamatan”. Standar K3 menjadi variabel mutlak yang diminta oleh industri konstruksi modern.

​Untuk menjamin kualitas lulusan, Pemkab Kubar menggandeng pakar dari institusi pendidikan teknik, antara lain, Impol Siboro (Universitas Balikpapan),  Sadat Nyerere Silalahi Sidabutar (Universitas Balikpapan),  Silvanus Parayu Prana Warman (Politeknik Sendawar).

Kurikulum pelatihan dirancang secara hibrida, menggabungkan pendalaman teori di kelas dengan praktik lapangan pengoperasian wheel excavator sesuai standar industri.

​Dengan mengantongi sertifikat resmi, para peserta diharapkan tidak lagi hanya mengisi pos pekerjaan kasar, tetapi masuk ke level teknis sebagai operator terampil. Langkah ini dipandang sebagai upaya strategis Pemkab Kubar untuk memastikan bahwa percepatan pembangunan daerah berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan dan serapan tenaga kerja lokal yang berkelanjutan.#JM

 

TurboVPN WW

Berita Terkait

TurboVPN WW

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TurboVPN WW

Baca Juga