
KANALBORNEO.COM, SENDAWAR-
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Kutai Barat (Kubar) tidak sekadar menjadi perayaan seremonial, melainkan panggung akuntabilitas publik atas arah pembangunan daerah. Bertempat di Alun-Alun Itho, Sendawar, Kamis (5/11/2026), upacara khidmat yang dipimpin oleh Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, membeberkan berbagai rapor biru kinerja pemerintah di bawah tema “Bersama Membangun, Merata dalam Kemajuan, Sejahtera dalam Kehidupan.”
Memasuki tahun kedua periode kepemimpinan dan visi pembangunan 2025–2029, Bupati Frederick Edwin memaparkan sejumlah lompatan progresif di berbagai sektor krusial.
Di bidang sumber daya manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kubar tahun 2025 kokoh di angka 75,38. Komitmen nyata terhadap masa depan generasi muda juga tercermin dari lonjakan penerima beasiswa daerah, yang hampir dua kali lipat dari 1.702 siswa pada 2025 menjadi 3.167 siswa pada 2026.
Sektor kesehatan turut mencatatkan tren positif. Angka prevalensi stunting berdasarkan data E-PPGBM berhasil ditekan turun dari 12,31 persen (2025) menjadi 11,49 persen (2026), didorong oleh pemerataan fasilitas medis hingga ke tingkat pelayanan dasar.
Sementara itu, denyut perekonomian daerah menunjukkan ketahanan yang solid. Pertumbuhan ekonomi Kubar pada Semester I Tahun 2026 stabil di angka 3,83 persen.
Capaian paling mencolok terlihat dari performa investasi; realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) hingga Triwulan III 2026 sukses menembus angka Rp7,98 triliun—mencapai 117,43 persen dari target. Arus investasi ini sukses menyerap 1.892 tenaga kerja lokal melalui 1.215 proyek yang berjalan.
Bupati menegaskan, derasnya investasi yang masuk wajib bermuara pada kesejahteraan warga, di mana UMKM, sektor pertanian, perikanan, pariwisata, dan ekonomi kerakyatan tetap diposisikan sebagai pilar utama penopang ekonomi lokal.
Di sektor infrastruktur, Indeks Kualitas Layanan Infrastruktur juga merangkak naik ke angka 64,80 persen, seiring masifnya pembangunan konektivitas jalan, jembatan strategis seperti Jembatan Aji Tullur Jejangkat (ATJ), serta perluasan akses dasar listrik, air bersih, dan internet hingga pelosok kampung.
Di balik berbagai capaian gemilang tersebut, pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap tantangan lingkungan, khususnya penanganan 225 kejadian karhutla yang melanda 7.483,38 hektare wilayah tahun ini. Apresiasi khusus disampaikan kepada jajaran TNI, Polri, BPBD, hingga Masyarakat Peduli Api atas kesigapan mereka di lapangan.
Mengakhiri amanatnya, Bupati mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga sinergi lintas sektor, profesionalisme birokrasi, dan merawat persatuan demi mewujudkan Kubar yang semakin adil, merata, dan beradat.
“Sempekat Bersama, Kita Pasti Bisa!” pungkasnya. #Ardi T

