Senin, 19 Oktober 2026
TurboVPN WW

Dari Gotong Royong ke Ruang Damai, Menenun Kerukunan di Bumi Tanaa Purai Ngeriman

TurboVPN WW

KANALBORNEO. COM, SENDAWAR-

Pembangunan sebuah daerah tidak pernah cukup hanya diukur dari megahnya infrastruktur fisik atau deretan angka pertumbuhan ekonomi semata. Ada fondasi yang jauh lebih esensial dan kerap tak terlihat: yaitu merajut jiwa, merawat kerukunan, dan membangun manusia seutuhnya.

Peresmian Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Jemaat Efrata Sekolaq Darat, Minggu (18/10/2026), bukan sekadar perayaan selesainya sebuah bangunan gereja, melainkan sebuah manifestasi agung tentang bagaimana iman dan gotong royong mampu mengubah keterbatasan menjadi sebuah karya nyata.

​Di balik berdirinya rumah ibadah ini, tersimpan peluh dan air mata kerja sama. Ketua Panitia Pembangunan, Ridwai, mengungkapkan bahwa proses panjang merampungkan gereja ini sempat diwarnai berbagai tantangan dan keterbatasan.

Namun, berkat keteguhan iman dan uluran tangan banyak pihak, bangunan tersebut akhirnya berdiri megah. Mengutip ayat suci, Ridwai mengingatkan bahwa campur tangan ilahi dan solidaritas sosial adalah kuncinya.

​”Kami berharap gereja ini tidak hanya menjadi tempat pemberitaan Injil dan pertumbuhan iman bagi jemaat, tetapi juga senantiasa menjadi terang yang membawa berkat bagi lingkungan sekitar,” tutur Ridwai.

​Harapan tersebut menemukan resonansi yang mendalam pada visi kepemimpinan daerah. Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, yang hadir meresmikan langsung rumah ibadah tersebut, memandang bahwa kehadiran fasilitas keagamaan adalah fondasi strategis dalam membangun karakter bangsa.

Bupati menegaskan bahwa esensi gereja melampaui fungsi arsitekturalnya, melainkan menjadi kawah candradimuka pembinaan moral generasi muda.

​”Berdirinya rumah ibadah ini adalah bukti nyata bahwa kebersamaan, kerja sama, dan landasan iman yang kuat mampu mewujudkan sesuatu yang luar biasa bagi kehidupan umat,” ungkap Bupati Frederick Edwin.

​Lebih dari itu, momen peresmian ini menjadi pengingat penting bahwa umaro (pemerintah) dan umat beragama adalah mitra sejati dalam mengawal kemajuan daerah.

Ketika gedung gereja difungsikan secara optimal sebagai tempat menumbuhkan kasih dan kepedulian sosial, di situlah nilai-nilai kebangsaan dan toleransi berakar kuat.

​Di tengah dinamika zaman yang kian kompleks, merawat kerukunan di tengah keberagaman Kutai Barat adalah harga mati.

Bupati Frederick juga mengingatkan seluruh elemen masyarakat untuk terus merapatkan barisan, menjaga ketertiban, dan bergandengan tangan dengan pemerintah.

​”Keberagaman di Kutai Barat adalah kekuatan kita. Melalui kerja sama seluruh elemen masyarakat, mari kita bersama-sama mewujudkan Kutai Barat yang semakin sejahtera, aman, adil, merata, dan beradat,” tegasnya.

​Rumah ibadah yang berdiri kokoh di Sekolaq Darat hari ini adalah simbol dari kemenangan persaudaraan atas segala perbedaan.

Tugas kita selanjutnya bukanlah sekadar merawat bangunan fisik dari waktu ke waktu, melainkan merawat api semangat gotong royong dan toleransi di dalamnya.

Sebab, kemajuan Kutai Barat yang sejati hanya akan terwujud tatkala damai dan kerukunan senantiasa bersemayam di dalam hati setiap warganya.#Ardi.T

TurboVPN WW

Berita Terkait

TurboVPN WW

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TurboVPN WW

Baca Juga