Sabtu, 2 Mei 2026
TurboVPN WW

Paul Vius dan Akhir Dedikasi Sang Penjaga “Bintang Mercy” dari Kutai Barat.

TurboVPN WW
Paul Vius, semasa hidupnya. (Istimewa)

KANALBORNEO.COM, SENDAWAR-

Kabar duka itu merambat cepat di sela kesunyian malam di Bumi Tanaa Purai Ngeriman. Jumat (1/5/2026), tepat sebelum kalender berganti hari, Paul Vius mengembuskan napas terakhirnya pada pukul 23.53 Wita. Kepergiannya bukan sekadar kehilangan bagi keluarga, melainkan tanda tutup bukunya satu babak sejarah politik di Kutai Barat (Kubar).

Paul Vius bukan nama baru dalam sirkulasi kekuasaan di Sendawar. Ia adalah representasi politikus yang tumbuh bersama dinamika daerah otonom pasca-reformasi. Namanya identik dengan ketegasan, namun tetap mampu menjaga ritme komunikasi yang santun—sebuah kombinasi langka di tengah riuhnya panggung politik lokal.

Puncak karier legislatif Paul terukir saat ia menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kutai Barat periode 2015-2019. Di kursi pimpinan, ia dikenal sebagai figur yang tak segan beradu argumen demi mengawal kebijakan publik.

Kepercayaan publik pun kembali mendarat di pundaknya pada Pileg 2019, yang membawanya kembali ke gedung dewan untuk periode 2019-2024.

Namun, politik bagi Paul bukanlah soal mempertahankan kursi hingga titik darah penghabisan. Pada awal 2023, ia mengambil langkah yang mengejutkan sekaligus mengundang hormat, mengundurkan diri.

Di tengah budaya politik yang sering kali memaksakan diri meski fisik tak lagi prima, Paul memilih menepi demi fokus pada pemulihan kesehatan.

Langkah ini dibaca banyak pengamat sebagai bentuk sportivitas politik. Ia sadar, beban sebagai wakil rakyat menuntut raga yang bugar, dan ia tak ingin mengkhianati amanah konstituen dengan kinerja yang setengah hati.

Membicarakan Paul Vius adalah membicarakan sejarah emas Partai Demokrat di Kutai Barat. Sejak didapuk menjadi Ketua DPC Demokrat Kubar pada 2017 hingga Maret 2021, Paul berhasil menyulap partai berlambang bintang mercy tersebut menjadi kekuatan politik yang sangat diperhitungkan.

Di bawah komandonya, Demokrat bukan sekadar partai pelengkap. Ia membangun struktur yang solid dan merawat basis massa dengan pendekatan personal yang kuat. Bahkan setelah tongkat estafet kepemimpinan beralih ke Noratim—yang kemudian menggantikannya lewat mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) pada Februari 2023—Paul tetap menjadi jangkar bagi partai tersebut.

Sebagai Ketua Dewan Kehormatan, ia berperan sebagai “penjaga gawang” ideologi dan etika kader muda. Namun, dinamika politik memang cair. Menjelang Pileg 2024, Paul menyeberang ke PDI Perjuangan.

Langkah ini, meski memicu perdebatan, dipandang sebagai ikhtiar terakhir seorang politikus senior untuk tetap memberikan kontribusi melalui sirkuit yang berbeda, membuktikan bahwa baginya, pengabdian tidak selalu harus terkungkung dalam satu seragam.

Kini, di usianya yang telah usai, Paul meninggalkan warisan penting tentang bagaimana berpolitik dengan martabat. Ia menunjukkan bahwa loyalitas pada daerah di atas segalanya, dan kesehatan serta integritas adalah batasan yang harus dihormati setiap politikus.

Kepergian Paul Vius meninggalkan lubang di kancah perpolitikan Kalimantan Timur. Ia pergi saat sejarah Kutai Barat sedang terus ditulis, namun namanya telah terpatri sebagai salah satu putra terbaik yang pernah menjaga marwah parlemen Sendawar.

Selamat jalan, Paul Vius. Di tanah Kutai Barat yang subur, dedikasimu akan terus tumbuh dalam ingatan rakyat.# Redaksi 

TurboVPN WW

Berita Terkait

TurboVPN WW

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TurboVPN WW

Baca Juga