Sabtu, 25 April 2026
TurboVPN WW

Menepis Kabut di Mata, Mengukir Senyum, 200 Warga Kubar Kembali Melihat Dunia

TurboVPN WW

KANALBORNEO. COM, SENDAWAR-

Aula Rumah Sakit Harapan Insan Sendawar (HIS) yang biasanya hening, Sabtu (25/4) pagi itu mendadak diselimuti atmosfer emosional. Ada kontras yang kentara di sana: ketegangan yang lamat-lamat hadir di wajah-wajah senja, beradu dengan binar harapan yang sulit disembunyikan.

​Puluhan warga, mayoritas lanjut usia (lansia), duduk berjajar dengan rapi. Sebagian besar mengenakan penutup mata putih, menanti detik-detik saat “tabir” yang selama ini menghalangi pandangan mereka akhirnya dilepaskan. Hari itu bukan sekadar seremoni medis biasa, melainkan puncak dari program Operasi Katarak Massal Tahun 2026 yang digagas Pemerintah Kabupaten Kutai Barat.

Suasana sempat mencekam sesaat ketika Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, melangkah mendekati salah satu pasien. Dengan gerakan yang sangat berhati-hati, tangan orang nomor satu di Bumi Taaani itu mulai membuka lilitan perban.

​Begitu kain putih itu terlepas sepenuhnya, ada jeda beberapa detik saat pasien tersebut mengerjapkan mata, seolah beradaptasi dengan cahaya yang kembali masuk ke retinanya. Tak lama kemudian, kerjapan ragu itu berubah menjadi binar kebahagiaan yang tulus. Ruangan pun pecah oleh rasa haru.

​”Kegiatan hari ini bukan sekadar rutinitas medis, melainkan wujud kepedulian dan komitmen kami untuk mewujudkan masyarakat Kutai Barat yang sehat dan sejahtera,” ujar Bupati Edwin dengan nada mantap, didampingi Wakil Bupati H. Nanang Adriani.

Program ini menjadi oase bagi 200 pasien yang telah lolos skrining ketat. Bagi mereka, operasi katarak gratis ini adalah “kado” yang selama ini hanya ada dalam impian, mengingat kendala biaya yang seringkali menjadi tembok penghalang.

​Bupati Edwin menegaskan bahwa kesehatan adalah hak dasar rakyat yang tidak boleh dikompromikan. Inilah alasan mengapa pemerintah daerah secara agresif mendorong program jemput bola bagi masyarakat kurang mampu agar tidak ada lagi warga yang kehilangan produktivitas hanya karena masalah penglihatan yang sebenarnya bisa disembuhkan

Meski secara medis tindakan operasi dinyatakan sukses besar, Frederick Edwin memberikan catatan penting kepada para pasien dan keluarga. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan jangka panjang sangat bergantung pada kedisiplinan pasca-operasi.

​”Ikuti seluruh arahan tenaga medis. Disiplin dalam perawatan di rumah adalah kunci. Kami ingin hasil operasi ini benar-benar memberikan kualitas hidup yang lebih baik untuk bapak dan ibu sekalian,” pesannya sebelum menutup sambutan.

​Apresiasi tinggi juga diberikan kepada tim medis dan seluruh penyelenggara yang telah bekerja maraton memastikan 200 tindakan operasi berjalan mulus tanpa kendala. Di bawah kepemimpinan duet Edwin-Nanang, sektor kesehatan di Kutai Barat kini kian dipacu sebagai fondasi utama dalam membangun manusia yang berdaya saing di Kalimantan Timor.#Ardi Nando

 

TurboVPN WW

Berita Terkait

TurboVPN WW

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TurboVPN WW

Baca Juga