
KANALBORNEO. COM, SENDAWAR-
Sebanyak 82 pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) masa bakti 2025–2029 resmi dilantik di Luuq Melayu, Taman Budaya Sendawar, Selasa (12/5/2026).
Di bawah kepemimpinan Alsiyus, kepengurusan baru ini langsung dihadapkan pada tenggat waktu sempit menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim yang akan digelar November mendatang.
Ketua Umum KONI Kalimantan Timur, Rusdiansyah Aras, yang memimpin langsung prosesi pelantikan, menegaskan bahwa momentum ini harus menjadi titik balik manajemen olahraga di Kubar. Ia optimistis wilayah tersebut memiliki simpanan talenta yang mampu bersaing di level “Benua Etam”.
Meski dibalut seremoni, nada peringatan datang dari Pemerintah Kabupaten Kutai Barat. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kubar, Laden Gamas, yang membacakan sambutan Bupati Frederick Edwin, menekankan pentingnya menghapus sekat-sekat kepentingan di dalam tubuh organisasi.
“Jangan lagi ada perpecahan atau kepentingan kelompok yang menghambat. Jadikan ini awal kebangkitan. Kita butuh kekompakan antara pemerintah, pelatih, atlet, hingga dunia usaha,” tegas Laden.

Pesan ini menjadi relevan mengingat KONI Kubar hanya memiliki waktu efektif sekitar enam bulan untuk mempersiapkan kontingen menuju Porprov. Tanpa sinkronisasi yang kuat, target prestasi dikhawatirkan hanya akan menjadi jargon di atas kertas.
Menanggapi tantangan tersebut, Ketua KONI Kubar terpilih, Alsiyus, menyatakan bahwa prioritas utamanya adalah membenahi tata kelola organisasi secara transparan. Ia mengeklaim telah menyiapkan peta jalan (roadmap) untuk memastikan pembinaan atlet tidak lagi bersifat sentralistik.
”Fokus kami adalah profesionalisme. Kami ingin memastikan talenta muda dari pelosok kampung di Kubar mendapatkan panggung dan pembinaan yang berkelanjutan,” ujar Alsiyus.
Ia menambahkan bahwa tujuan akhir dari kepengurusannya bukan sekadar meraih trofi di level lokal (“jago kandang”), melainkan menciptakan ekosistem yang mampu menyuplai atlet ke level nasional hingga internasional.
Membawahi 82 orang dalam struktur organisasi bukanlah perkara mudah. Dengan jargon “Kompak Bersinergi Gemilang Meraih Prestasi”, Alsiyus dituntut untuk menyelaraskan puluhan kepala tersebut dalam satu ritme kerja.
KONI Kaltim berharap manajemen yang tepat dapat mengubah potensi mentah di Kubar menjadi prestasi nyata. Kini, publik menunggu apakah formasi baru ini mampu membuktikan soliditasnya dalam ujian perdana di ajang Porprov enam bulan ke depan.#DN/AW

