
KANALBORNEO.COM, SENDAWAR-
Koperasi Sempekat Sempawat (KSS) sukses menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 di Hotel Sidodadi, Kelurahan Simpang Raya, Kecamatan Barong Tongkok, Kutai Barat, pada Selasa pagi (10/2/2026). Pertemuan tahunan ini menjadi momentum spesial bagi pengurus dan anggota karena KSS berhasil mencatatkan pencapaian finansial yang signifikan sepanjang tahun lalu.
Ketua KSS, Masurung, dalam laporannya menyampaikan bahwa tahun buku 2025 merupakan tahun keberhasilan bagi koperasi yang dipimpinnya. Hal ini terlihat dari lonjakan Sisa Hasil Usaha (SHU) yang meningkat drastis dibandingkan tahun sebelumnya.
“Pada tahun 2024, SHU kami hanya berada di angka Rp13 juta lebih. Namun, di tahun 2025 ini terjadi peningkatan yang sangat signifikan, yakni naik sekitar Rp45 juta lebih,” papar Masurung dengan bangga di hadapan para anggota.
Peningkatan ini tidak lepas dari peran aktif 627 anggota koperasi—yang terdiri dari 430 anggota aktif dan 197 penabung aktif. Selain SHU, total aset KSS juga berhasil menembus angka psikologis baru. Dari aset awal sebesar Rp2,92 miliar di tahun 2024, kini KSS mencetak rekor dengan total aset mencapai Rp3,082 miliar.
Masurung menilai keberhasilan ini dipicu oleh program bunga nol persen yang berjalan efektif, sehingga anggota merasa lebih nyaman dan aktif dalam melakukan simpan pinjam.
Memasuki usia ke-15 tahun, KSS mulai melebarkan sayapnya dengan fokus pada pengembangan UMKM di Kutai Barat. KSS berkomitmen untuk menjadi jembatan pemasaran bagi produk-produk lokal hingga ke tingkat provinsi.
Salah satu langkah konkret yang diambil adalah berkoordinasi dengan galeri-galeri UMKM di Kalimantan Timur, termasuk galeri yang difasilitasi oleh PT Pamapersada Nusantara di Bandara Sepinggan, Balikpapan.
“Kami akan membawa produk UMKM dari Kutai Barat untuk dipasarkan di sana. Kami harap anggota semakin aktif mengelola usahanya, dan jika ada kendala modal atau pemasaran, silakan berkoordinasi dengan pengurus,” tambah Masurung.

Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Koperasi (Disperindakop) Kubar melalui Penelaah Teknis Kebijakan, Husnul Arifani, memberikan predikat “Cukup Baik” bagi kesehatan KSS pada tahun buku 2025. Husnul menyebutkan bahwa dari 1.003 koperasi yang terdaftar di Kutai Barat, KSS termasuk salah satu yang patuh melaksanakan kewajiban RAT tepat waktu.
“Saat ini baru enam koperasi yang melaksanakan RAT dari total lima ratusan koperasi yang aktif. Kami sangat mengapresiasi KSS karena peran mereka sangat nyata dalam mendukung UMKM dari sisi permodalan maupun pemasaran,” ujar Husnul.
Senada dengan hal tersebut, PT Pamapersada Nusantara selaku pembina koperasi juga memberikan apresiasi tinggi.
Perwakilan manajemen PT Pama, Dani Eko Kristianto, menyatakan bahwa capaian KSS adalah bukti transparansi dan tata kelola yang baik.
“Bagi kami, koperasi adalah mitra strategis untuk meningkatkan kesejahteraan anggota dan menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan. Kami mendorong anggota untuk terus memberikan masukan konstruktif agar koperasi tetap inovatif dan adaptif terhadap teknologi,” pungkas Dani.
Dengan hasil RAT ini, Koperasi Sempekat Sempawat optimis dapat terus tumbuh sebagai pilar ekonomi kerakyatan di Kutai Barat melalui penguatan tata kelola yang transparan dan akuntabel.#Adv

