
KANALBORNEO.COM, SENDAWAR-
Peluit panjang berbunyi, dan Lapangan Rarakuta di Barong Tongkok seketika pecah oleh sorak-sorai penonton. Di bawah langit Sabtu (6/6/2026) sore, papan skor menunjukkan 4-0.
Rarakuta FC sukses menumbangkan Bojas FC, memastikan trofi bergengsi Bung Karno Cup I (Banteng Cup I) tahun 2026 resmi mendarat di pelukan sang tuan rumah.
Kemenangan impresif di hadapan publik sendiri ini menjadi penutup manis dari drama lapangan hijau yang telah bergulir sengit selama kurang lebih satu bulan terakhir. 
Dominasi Rarakuta FC kian sempurna karena mereka tidak hanya membawa pulang piala utama, tetapi juga menyapu bersih seluruh penghargaan individu di sektor putra.
Irsal sukses menyabet gelar Top Skor, Gregorius Totti dinobatkan sebagai Penjaga Gawang Terbaik, dan sang dirigen permainan, Lorensius Amanat Sabda, terpilih sebagai Pemain Terbaik.
Menariknya, dominasi mutlak seperti ini tidak hanya milik Rarakuta FC. Di kategori sepak bola putri, tim Royoq Sport FC juga melakukan aksi sapu bersih gelar setelah keluar sebagai kampiun.
Mereka memborong seluruh penghargaan individu lewat performa apik Meriza (Top Skor), Delpi (Best Keeper), dan Melati (Pemain Terbaik).
Namun, di balik riuhnya selebrasi dan kilau medali, turnamen ini membawa misi yang jauh lebih mendalam.
Ketua Panitia, Alimansyah Ukon, mengungkapkan bahwa ajang ini digelar khusus untuk menyambut hari bersejarah, yakni hari lahir sang Proklamator, Bung Karno.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas sokongan penuh dari Ismael Thomas, Frederick Edwin, DPC PDIP, Direktur Perumdam Tirta Sendawar, hingga Kadispora Kubar yang membuat gelaran ini berjalan sukses.
Semangat luhur sang Proklamator itu pun digaungkan kembali oleh Ketua DPC PDIP Kutai Barat, Frederick Edwin. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Bung Karno Cup bukan sekadar panggung untuk mengejar predikat pemenang.
“Momentum ini merupakan wadah nyata bagi kita untuk merekatkan tali persaudaraan, persatuan, dan menghidupkan kembali nilai luhur Pancasila seperti gotong royong dan semangat juang di bumi Kutai Barat yang kita cintai,” ujar Frederick Edwin dengan penuh semangat.
Ia juga menitipkan pesan mendalam bagi seluruh peserta. Bagi para pemenang, ia berharap prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berlatih menuju level yang lebih tinggi.
Sementara bagi tim yang belum beruntung, ia mengingatkan agar tidak berkecil hati karena esensi sejati dari olahraga adalah kemenangan moral—saat integritas, sportivitas, dan kehormatan bersama tetap terjaga di dalam lapangan.
Selain sepak bola, panggung Bung Karno Cup I juga menjadi saksi lahirnya para juara dari cabang olahraga bola voli yang tidak kalah menyedot perhatian warga selama turnamen berlangsung. Berikut adalah deretan tim tangguh yang berhasil mengamankan posisi terhormat, Cabang Bola Voli Putri
Juara I, JVC Kemang, Juara II, Sembuan Putri, Juara III, Menarung, Juara IV, Kelurahan Barong Tongkok.
Cabang Bola Voli Putra, Juara I, Simpang Raya Putra, Juara II, Raboni Muara Bunyut, Juara III, Putra Jolokng, Juara IV, Kersik Kerbangan.
Cabang Sepak Bola Putri, Juara I, Royoq Sport FC, Juara II, Zenit FC, Juara III, Persimuja, Juara IV, Ajenda FC.
Cabang Sepak Bola Putra, Juara I, Rarakuta FC, Juara II, Bojas FC, Juara III, Most FC, Juara IV, Pordena. 
Langkah awal telah ditancapkan dengan sukses. Melalui komitmen penuh dari Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dan berbagai pihak, turnamen Bung Karno Cup ini diharapkan dapat bertransformasi menjadi agenda tahunan tetap.
Dengan pembinaan yang berkelanjutan, Tanaa Purai Ngeriman optimis tidak akan pernah kehabisan talenta muda berbakat yang siap mengharumkan nama daerah di masa depan.
“Mari kita terus melangkah bersama, bersinergi, demi mewujudkan Kutai Barat yang Semakin Sejahtera, Aman, Adil, Merata Dan Beradat,” pungkas Frederick Edwin, menutup lembaran turnamen edisi perdana dengan optimisme baru.#DN


