
KANALBORNEO.COM, SENDAWAR–
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Reforma Agraria dan Peranan Bank Tanah” di Aula Prona, Jakarta, Senin (13/7/2026). Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Komisi II DPR RI dan Badan Bank Tanah.
Diskusi ini bertujuan untuk menyinkronkan kebijakan serta memperkuat kolaborasi antarlembaga dalam pengelolaan pertanahan di Indonesia.
Wakil Menteri (Wamen) ATR/Wakil Kepala (Waka) BPN, Ossy Dermawan, menekankan pentingnya penguatan pelaksanaan Reforma Agraria. Ia berharap melalui optimalisasi peran Bank Tanah sebagai instrumen penyediaan lahan, tata kelola pertanahan nasional dapat menjadi lebih profesional dan produktif.
Lebih lanjut, Wamen Ossy menegaskan bahwa sinergi ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang nyata terhadap pertumbuhan ekonomi serta memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat

