Senin, 26 Oktober 2026
TurboVPN WW

Operasi Patuh Semeru 2026 Dimulai, Polres Ponorogo Kerahkan 278 Personel Gabungan dan Sasar Delapan Pelanggaran

TurboVPN WW
Kapolres Ponorogo, AKBP Damus Asa, saat pimpin apel operasi Patuh Semeru 2026(Polres Ponorogo)

KANALBORNEO.COM, PONOROGO-

Polres Ponorogo mengerahkan 278 personel gabungan dalam Operasi Patuh Semeru 2026 yang berlangsung selama 14 hari, mulai Senin (26/10/2026) hingga Minggu (8/11/2026). Operasi ini menyasar delapan kategori pelanggaran lalu lintas dengan mengedepankan upaya preemtif, preventif, serta penegakan hukum untuk meningkatkan kepatuhan dan keselamatan pengguna jalan.

Operasi tersebut diawali dengan apel gelar pasukan di Mapolres Ponorogo, Jalan Bhayangkara, Kelurahan Banyudono, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Senin (26/10/2026). Apel dipimpin Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa dan diikuti personel gabungan dari Polres Ponorogo, Kodim 0802 Ponorogo, Dinas Perhubungan (Dishub), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo.

Kasatlantas Polres Ponorogo AKP Tri Ardha Meidiansyah menjelaskan, terdapat delapan sasaran utama dalam pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026. Sasaran tersebut meliputi pengendara yang menggunakan telepon seluler saat berkendara, pengemudi atau pengendara di bawah umur, serta pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari dua orang.

Selain itu, petugas menyasar pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm berstandar SNI, pengemudi mobil yang tidak mengenakan sabuk pengaman, serta pengemudi yang berkendara di bawah pengaruh alkohol. Pelanggaran lain yang menjadi perhatian ialah berkendara melawan arus, melebihi batas kecepatan, serta penggunaan kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknis, termasuk kendaraan over dimension over loading (ODOL) dan knalpot yang tidak sesuai ketentuan.

“Total delapan sasaran,” tegas AKP Tri Ardha Meidiansyah.

Ia menambahkan, operasi berlangsung selama dua pekan dengan fokus pada pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan. Penertiban diharapkan dapat meningkatkan disiplin berlalu lintas sekaligus menekan risiko kecelakaan di wilayah Kabupaten Ponorogo.

Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa saat sematkan tanda peserta operasi Patuh Semeru 2026.( Polres Ponorogo)

Sementara itu, Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa menjelaskan, pelaksanaan operasi dibagi ke dalam tiga pendekatan, yakni preemtif sebesar 20 persen, preventif 50 persen, dan represif 30 persen. Komposisi tersebut menempatkan langkah pencegahan sebagai porsi terbesar, disertai edukasi serta penindakan terhadap pelanggaran yang ditemukan di lapangan.

Penegakan hukum dilakukan melalui mekanisme tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) maupun tilang manual sesuai ketentuan yang berlaku.

“Juga dilaksanakan tindakan penegakan hukum melalui tilang ETLE maupun manual,” papar AKBP Damus seusai apel gelar pasukan Operasi Patuh Semeru 2026.

Kapolres menegaskan, penggunaan tilang manual harus dilakukan secara selektif dan berdasarkan pertimbangan yang sesuai dengan ketentuan. Anggota di lapangan diminta memperhatikan klasifikasi pelanggaran serta memastikan setiap tindakan penegakan hukum memiliki dasar yang jelas.

“Tentunya tilang manual juga benar-benar diperhatikan, diklasifikasi dan benar-benar yang sifatnya harus dilakukan tindakan tilang manual dengan memperhatikan sasaran ketentuan yang berlaku seperti itu,” paparnya.

Melalui Operasi Patuh Semeru 2026, Polres Ponorogo mengintensifkan upaya peningkatan ketertiban berlalu lintas melalui edukasi, pencegahan, dan penindakan terukur selama periode operasi berlangsung.# Polres Ponorogo.

TurboVPN WW

Berita Terkait

TurboVPN WW

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TurboVPN WW

Baca Juga