
KANALBORNEO. COM, SURABAYA.
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melakukan kunjungan kerja strategis ke Jawa Timur. Dalam kunjungannya, beliau memberikan arahan langsung kepada jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Jawa Timur serta seluruh Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) se-Jawa Timur.
Fokus utama dalam arahan tersebut adalah percepatan transformasi pelayanan publik. Menteri Nusron menegaskan bahwa untuk mewujudkan pelayanan yang prima, organisasi harus berpijak pada fondasi yang kuat. Beliau merumuskan bahwa transformasi ini harus ditopang oleh tiga pilar utama yang saling berkaitan:
Organisasi yang Solid: Membangun struktur organisasi yang kuat dan kompak guna memastikan koordinasi antar-unit kerja berjalan dengan efektif serta minim hambatan.
Tata Laksana (SOP) yang Efisien: Melakukan penyempurnaan dan penyederhanaan Standar Operasional Prosedur agar proses layanan pertanahan menjadi lebih ringkas, transparan, dan tidak berbelit-belit bagi masyarakat.
SDM yang Kompeten: Mengedepankan peningkatan kapasitas, integritas, dan profesionalisme aparatur sebagai motor penggerak utama dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas.
Melalui penguatan ketiga pilar ini, Kementerian ATR/BPN optimistis dapat menghadirkan tata kelola pertanahan yang lebih modern dan responsif. Kunjungan kerja ini menjadi momentum penting bagi jajaran BPN di Jawa Timur untuk menyelaraskan visi dan mempercepat implementasi perbaikan layanan demi kepuasan masyarakat luas.#Aisyah.

