

Menjawab sorotan publik, pengujian independen dilakukan pada proyek preservasi ruas jalan nasional Sp Belusuh – Mentiwan, Kutai Barat, Sabtu (22/8/2026). Langkah ini untuk memastikan kualitas pekerjaan fisik benar-benar sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta spesifikasi teknis kontrak.
​Disaksikan tim pengawas teknik dan perwakilan kontraktor, pengambilan sampel menggunakan mesin core drill dilakukan secara acak tanpa rekayasa pada beberapa titik di badan jalan. Hasilnya, seluruh pengerjaan terbukti sesuai dengan Detail Engineering Design (DED).
Rinciannya, perbaikan minor aspal tercatat setebal 5 sentimeter, perbaikan mayor 10 sentimeter, rigid beton lantai kerja 10 sentimeter, serta rigid beton utama mencapai 38 sentimeter.
​”Standar pengukuran menggunakan alat yang namanya core drill, bukan pakai meter biasa,” tegas Quantity dan Quality Engineering, Sunardi, yang sekaligus menepis berbagai tudingan miring terkait kualitas proyek tersebut.
​Selain pengaspalan dan rigid beton, pengecekan lapangan secara acak turut menyasar proyek pembangunan drainase. Quantity Engineering PT Brahmakerta Adiwira, Prayoga Kencana Putra, menjelaskan bahwa dimensi galian drainase memiliki kedalaman 1 meter, lebar 80 sentimeter, ketebalan sisi kiri-kanan 20 sentimeter, serta dasar 60 sentimeter. Dari hasil pengecekan bersama, kualitas pekerjaan terbukti bervariasi dalam batas toleransi dan banyak yang memenuhi standar bahkan melebihi ketentuan.#DN


