
KANALBORNEO.COM.BOGOR-
Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ossy Dermawan, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali menjaga dan memuliakan sungai. Hal tersebut ditegaskannya saat menghadiri Gerakan Nasional “AYO Muliakan Sungai” di Yayasan Pesantren Pengrajin Bambu, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (19/6).
Menurut Ossy, sungai bukan sekadar aliran air, melainkan bagian krusial dari urat nadi kehidupan serta sumber peradaban bangsa yang harus dirawat bersama. Kegiatan ini dinilai sebagai wujud nyata kolaborasi aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup di tengah tantangan modernisasi.
Melalui semangat gotong royong, gerakan ini diharapkan mampu mendongkrak kesadaran kolektif publik. Upaya menjaga ekosistem sungai bukan lagi sekadar tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama demi menjamin ketersediaan sumber kehidupan bagi generasi sekarang hingga masa depan.
Poin Utama Gerakan “AYO Muliakan Sungai”:
Penyadaran Publik: Mengubah paradigma masyarakat agar memperlakukan sungai sebagai aset peradaban, bukan tempat pembuangan.
Kolaborasi Lintas Sektor: Membangun kerja sama antara pemerintah, lembaga pendidikan berbasis keagamaan, dan komunitas lokal.
Keberlanjutan Lingkungan: Menjamin kelestarian sumber air bersih sebagai warisan vital untuk generasi masa depan.
“Memuliakan sungai berarti memuliakan negara,” tegas Wamen Ossy Dermawan dalam arahannya.
Aksi lingkungan ini mendapat dukungan luas, termasuk dari jajaran satuan kerja daerah Kementerian ATR/BPN di berbagai wilayah, yang berkomitmen untuk terus menyuarakan pentingnya sinergi antara penataan ruang yang inklusif dan kelestarian alam yang berkelanjutan.#A

