
KANALBORNEO.COM, JAKARTA-
Pemerintah terus memacu pengembangan jaringan kereta api nasional sebagai langkah strategis untuk memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendorong pemerataan ekonomi di seluruh penjuru Indonesia. Dalam upaya memastikan proyek strategis ini berjalan lancar, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menekankan pentingnya integrasi perencanaan yang matang. Langkah ini diambil guna memastikan bahwa setiap jalur rel yang dibangun selaras dengan visi besar pembangunan nasional.
​Penegasan tersebut disampaikan oleh Ossy Dermawan dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri yang berlangsung di Stasiun Tanahabang Baru, Jakarta, pada Rabu (22/04/2026). Ia menyatakan bahwa revisi Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (RTRWN) kini menjadi fondasi utama untuk memberikan kepastian hukum bagi pembangunan infrastruktur perkeretaapian. Dengan adanya payung hukum tata ruang yang jelas, diharapkan pembangunan jaringan kereta api dapat berjalan lebih terarah, terpadu, dan minim kendala di lapangan.
​Saat ini, proses finalisasi RTRWN sedang dikebut agar segera dapat digunakan sebagai acuan baku dalam pengembangan wilayah. Dokumen tata ruang ini dirancang untuk mempermudah proses penetapan lokasi jalur kereta api baru, sehingga hambatan birokrasi dan sengketa lahan dapat diminimalisir. Langkah proaktif ini merupakan bagian dari komitmen kementerian dalam mendukung ketersediaan lahan yang sesuai dengan peruntukan ruang demi kepentingan publik yang lebih luas.
​Melalui sinkronisasi tata ruang yang tepat, percepatan proyek perkeretaapian diharapkan dapat segera memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat. Peningkatan aksesibilitas dan efisiensi transportasi ini diproyeksikan tidak hanya akan memangkas waktu tempuh antarwilayah, tetapi juga menjadi katalisator utama bagi pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah. Dengan demikian, kereta api akan menjadi tulang punggung mobilitas yang ramah lingkungan sekaligus pilar pemerataan kesejahteraan di masa depan.

